Hubungan Pengetahuan Ibu Balita Tentang Stunting Dengan Kejadian Stunting Di Desa Sukamekar Wilayah Kerja Puskesmas Limbangan Kabupaten Sukabumi Tahun 2019
RENI EKA LESTARI

Abstrak

ABSTRAK

 

   Stunting merupakan pertumbuhan linear yang gagal untuk mencapai potensi genetik sebagai akibat dari pola makan yang buruk dan penyakit. (Fitri, 2012)Berdasarkan hasil Bulan Penimbangan Balita (BPB) bulan Februari 2019 prevalensi stunting di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Limbangan Kecamatan Sukaraja sebesar 10,04 % atau 285 orang terdiri dari Desa Limbangan 73 balita, Desa Langensari 69 balita, Desa Cisarua 72 balita, dan Desa Sukamekar 71 balita.Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan pengetahuan ibu balita tentang Stunting dengan kejadian Stunting di Desa Sukamekar wilayah kerjaPuskesmas Limbangan Tahun 2019.

Penelitian ini merupakan penelitiananalitik deskriftif dengan menggunakan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilakukan di Desa Sukamekar Wilayah Kerja Puskesmas Limbangan selama 2 bulan pada bulan Oktober -Mei Tahun 2019. Data yang di gunakan adalah data primer dan data sekunder. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh ibu balita yang berada di Desa Sukamekar Wilayah Kerja Puskesmas Limbangan periode  Januari-Oktober  Tahun 2019 yaitu 633 ibu balita, sehingga berdasarkan rumus slovin sampel dalam penelitian ini hanya 86 ibu balita. Teknik pengambilan sampel yaitu engan teknik random sampling. Selanjutnya data tersebut diolah dan dianalisis dengan menggunakan SPSS versi 17.0dengan chie-square.

Hasil penelitian pada hubungan pengetahuan ibu balita tentang  stunting dengan kejadian stunting didapatkan hasil uji statistik analisa univariat distribusi frekuensi pengetahuan ibu balita tentang  stunting yaitu sebagian besar pengetahuan ibu balita tentang stunting dalam kriteria kurangmencapai 53.48 % (46 orang) , kriteria cukup mencapai 29.06 % sedangkan baik 17.44 % (15 orang), distribusi frekuensi berdasarkan kejadian stunting yaitu hanya sebagian kecil yang terjadi stunting  sebanyak 29.06% (25 orang) sedangkan yang tidak stunting sebanyak 61 % (70.93 orang). Hasil uji statistic bivariat  dengan chie-squarep-value0,024, Karena p-value tersebut 0,05 hal ini berarti H0 ditolak dan Ha diterima.  Artinya terdapat hubungan yangsignifikan antarapengetahuan ibu balita Tentang Stunting Dengan Kejadian Stunting Di Desa Sukamekar Wilayah Kerja Puskesmas Limbangan Pada Tahun 2019.

Petugas kesehatan disekitar wilayah tersebut harus meningkatkan penyuluahan tentang asupan gizi pada ibu hamil, konseling gizi pada ibu balita dan sweaping balita stunting. Masyarakat diharapkan mengetahui tentang bahaya stunting bagi generasi yang akan datang sehingga tidak hanya kesehatan tetapi juga masyarakat berperan aktif untuk menurunkan angka stunting.

 

Kata kunci                  : Pengetahuan Ibu Balita, Kejadian Stunting
 



© 2015 copyright | Design & Programming by ICT Poltekes Yapkesbi | Login